HALO ACI

17 Desember 2011 06:21:10, dibaca: 389 kali

Oleh : noeltrg

Program Aku Cinta Indonesia (ACI)

1. L atar Belakang Program ACI

  • Dengan era globalisasi di mana tidak ada batasan suatu produk suatu negara masuk ke Negara lain, maka khususnya terhadap barang- barang yang tidak diatur tata niaganya (bukan barang strategis), tidak dapat dilarang.
  • Pentingnya rasa kecintaan dan kebanggaan atas bangsa dan Negara Indonesia untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri
  • Gerakan 100 Persen Aku Cinta Indonesia tidak cukup hanya terbatas pada gerakan penggunaan produk dalam negeri, tetapi diperluas terhadap rasa bangga dan cinta kepada Bangsa Indonesia yang akan ditunjukkan salah satunya dengan perubahan sikap dan perilaku terhadap PRODUK DALAM NEGERI.

 

2. Aktivasi ACI

Di samping kegiatan yang dilakukan di Grand Indonesia, Kementerian Perdagangan menyelenggarakan beberapa aktivasi ACI dalam bentuk beberapa kegiatan secara serentak di beberapa tempat di seluruh Indonesia, antara lain:

  1. Halo ACI Keliling “mall to mall” Pameran mini yang dilakukan 17 mal di 17 kabupaten/ kota di 13 provinsi di Indonesia selama 3 hari di masing-masing mal (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Maluku, Papua).
  2. Halo ACI ke sekolah-sekolah Sosialisasi 100 persen cinta Indonesia di 6 sekolah di 6 kabupaten/kota di Indonesia (total 36 sekolah) yang dilakukan selama 2-4 hari di masing- masing sekolah, dengan target: TK 600 murid, SD 2.160 murid, SMP 1.080 murid. Total: 3.840 murid.
  3. Halo ACI Mangkal (Mobil keliling)
  • Menjangkau masyarakat di mana biasa keramaian berada dengan mendatangkan sosialisasi ini dengan mempergunakan mobil keliling di beberapa kota.
  • Mobil ini akan mengunjungi tempat-tempat dan jam-jam keramaian dengan beberapa kegiatan untuk mengundang komunitas, antara lain: band, online registrasi, pemberian suvenir.

d. Halo ACI Big Bang

  • Pelaksanaan puncak acara Halo ACI (Big Bang) akan dilaksanakan pada tanggal 25-27 November 2011 yang bertempat di Cilandak Town Square.
  • Puncak acara sosialisasi 100 persen Aku Cinta Indonesia dengan menyampaikan kegiatan ACI di atas dalam bentuk Pameran dengan penayangan kompilasi hasil liputan dalam format dokumentasi video dan foto.
  • Menampilkan beberapa talenta yang unik ke dalam acara ini, untuk menggugah hati masyarakat akan kemampuan bangsa Indonesia yang tidak diketahui sebelumnya.

 

 

3. Tujuan Program ACI

  • Meningkatkan rasa cinta dan bangga terhadap Indonesia dengan mendorong penciptaan semangat untuk mendorong perasaan dan sikap positif masyarakat Indonesia terhadap negara Indonesia.
  • Meningkatkan “nation branding” sebagai bangsa yang kreatif, dan dihormati keberadaannya di pasar Internasional.
  • Menyadarkan persepsi keliru bahwa produk Indonesia kurang baik, sehingga masyarakat dapat lebih mengenal, bangga, mencintai bahkan memakai dan membeli produk Indonesia.
  • Meningkatkan penggunaan di dalam negeri yang dapat menjaga stabilitas ekonomi pada saat terjadi penurunan ekspor sebagai akibat krisis ekonomi global.
  • Membuat beraneka ragam komunitas di dalam masyarakat Indonesia beramai-ramai bersikap menyokong prakarsa, karya, dan hasil buatan dalam negeri sehingga terjadi gerakan 100 persen Aku cinta Indonesia, yang terus meluas, hingga ke mancanegara.
  • Peluncuran logo ACI pada tanggal 22 April 2009 pada saat acara pembukaan pameran INACRAFT oleh Bapak Presiden Republik Indonesia.
  • Penunjukan Menteri Perdagangan selaku Koordinator Pelaksana Harian dalam penggunaan logo Aku Cinta Indonesia berdasarkan SK Menko Bidang Perekonomian No. KEP-08/M.EKON/03/2009 tanggal 16 Maret 2009.
  • Memfasilitasi pengembangan kemasan dan merek produk dalam negeri.
  • Promosi dalam berbagai pameran dalam negeri, pengembangan merchandise ACI (pin, topi, tag, kaos)
  • Dukungan co-branding dengan kegiatan lokal yang membangkitkan 100 persen Aku Cinta Indonesia: Java Jazz, Bazaar Art, pameran batik Indonesia, dan pameran tekstil Indonesia.
  • Kebijakan penggunaan baju batik setiap Selasa dan Jumat di lingkungan Kemendag.
  • Kemitraan pemanfaatan logo pada produk dalam negeri: Maspion, Sinyoku, Jamu Jago.
  • Harapan yang diinginkan oleh Kementerian Perdagangan adalah dalam menghadapi era globalisasi, produk dalam negeri akan menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Di samping itu, membangun “nation branding” yang pada gilirannya produk Indonesia dapat mendunia.
  • Kegiatan ACI secara umum adalah kampanye untuk mengubah sikap dan prilaku masyarakat Indonesia untuk mencintai dan menghargai karya anak bangsa Indonesia yang berikut dapat menggerakkan masyarakat untuk menggunakan  produk dalam negeri.

Tags:

Album Foto

Artikel Terkait :