Logo
 

Tentang Kami

Sinergitas Nasional Mendukung Kebijakan Penguatan Perdagangan Dalam Negeri

Peta persaingan di berbagai sektor telah mengalami banyak perubahan. Hal itu disebabkan salah satunya pengaruh era digitalisasi yang menyentuh segala aspek kehidupan manusia, yang menuntut semuanya berjalan lebih cepat. Sektor perdagangan Indonesia juga dituntut untuk mampu mengoptimalkan segala sumber daya yang ada, termasuk pemanfaatan perkembangan teknologi untuk meningkatkan daya saing bangsa.

Di samping itu, kita pun dituntut untuk berani melakukan berbagai langkah perubahan. Tidak lagi massif, tetapi harus lebih gesit, agresif, penuh kreatifitas, dan jeli dalam menangkap setiap peluang yang ada dari perkembangan tren saat ini.

Tema "Tata Perdagangan untuk Gerakkan Ekonomi Domestik" dan "Tingkatkan Ekspor dan sub-tema Paradigma Baru Tata Kelola Perdagangan" yang diusung dalam Rapat Kerja (Raker) Kementerian Perdagangan RI pada tanggal 21 - 22 Februari 2017 lalu, merupakan pintu masuk yang strategis bagi sektor perdagangan dalam rangka mendongkrak daya saing Indonesia di percaturan kompetisi global.

Kemendag telah memantapkan langkahnya untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas harga domestik dan mendorong kinerja perdagangan internasional melalui sejumlah terobosan yang konkret.

Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri dalam setahun ke depan akan menjalankan Rencana Program Prioritas Ditjen PDN sebagai upaya mendukung Program Prioritas Nasional, yakni:

  1. Stabilisasi Harga Bapok dan Barang Penting;
  2. Peningkatan Daya Saing Usaha di Dalam Negeri;
  3. Peningkatan Daya Saing UMKM; dan
  4. Peningkatan Infrastruktur Perdagangan.

Hal lainnya yang tak kalah penting, sebagaimana direkomendasikan dalam Raker, Ditjen PDN akan melakukan berbagai upaya untuk menguatkan sinergi dan memantapkan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Melalui upaya menyatukan visi dan misi ini, diharapkan terjadi sinergi dan integrasi program lintas instansi secara nasional, sehingga aksi-aksi yang dilakukan dapat saling terkait.

Secara garis besar, Rencana Program Prioritas Ditjen PDN tahun 2017 untuk masing-masing Unit Teknis meliputi:

  1. Dit. Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri
    (Peningkatan Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri)
    1. Peningkatan Daya Saing Usaha di Dalam Negeri
      1. Sosialisasi Produk Dalam Negeri Melalui Media, Fasilitasi Pemasaran melalui media online (marketplace), Kerjasama antar Pemangku Kepentingan, Aktivasi Misi Dagang Lokal
      2. Kemitraan antar pelaku usaha
      3. Melakukan ACI melalui Pameran Pangan Nusa dan PPDNR serta Partisipasi Pameran
      4. Promosi Makanan dan Minuman Sehat Nusantara


    2. Peningkatan Daya Saing UMKM
      1. Bantuan Sarana Usaha Perdagangan Untuk 4000 UKM
      2. Bedah Warung 500 unit
      3. Pembinaan UKM berupa Kanvasing dan Kurasi Produk Unggulan Daerah, Bimtek UKM, Repackaging dan Rebranding PMKM Potensial, Kemitraan antar pelaku usaha


  2. Dit. Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting
    (Peningkatan Stabilitas Harga dan Pasokan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting)
    1. Stabilisasi Harga Bapok dan Barang Penting
      1. Pemantauan Harga melalui SP2KP
      2. Informasi Harga
      3. Bantuan Peralatan Cold Storage di Pasar Percontohan
      4. Penyelenggaraan Pasar Murah, Pemetaan Struktur Biaya Hasil Industri dan Pertanian, Pemantauan Distribusi Gula di daerah
      5. Tim Ketersediaan dan Stabilisasi Harga Bapokting, Peningkatan Kinerja Pelaku Usaha di Bidang Distribusi Barang Dalam Pengawasan, Pemetaan Struktur Biaya dan Distribusi Barang Penting


  3. Dit. Bina Usaha dan Pelaku Distribusi
    (Pembinaan Usaha dan Pelaku Distribusi Perdagangan)
    1. Peningkatan Daya Saing Usaha di Dalam Negeri
      1. Fasilitasi UKM Waralaba/Potensial dan Partisipasi Klinik Bisnis Pada Expo di dalam dan luar negeri, Sinergy Kebijakan Kemendag dengan Daerah Pembinaan Pelaku Usaha Termasuk eks TKI
      2. Peningkatan Kemudahan dan Kesempatan Berusaha Dalam Perdagangan Dalam Negeri


  4. Dit. Sarana Distribusi dan Logistik
    (Pengembangan Sarana Distribusi Perdagangan dan Kapasitas Logistik Perdagangan)
    1. Peningkatan Infrastruktur Perdagangan
      1. Revitalisasi Pasar Rakyat Dukungan Kegiatan Revitalisasi Pasar Rakyat
      2. Penyusunan Sistem Logistik Nasional, Penyusunan dan Dukungan Pelaksanaan Kebijakan Logistik
      3. Gerai Maritim
      4. Pengembangan dan Pengawasan Sarana Distribusi Perdagangan (Termasuk untuk Antar Pulau dan Daerah Perbatasan)
      5. Digitalisasi Informasi Pergudangan, Pemantauan Kebijakan Minol, Pembinaan Pergudangan