Mendag Janji Pantau Berjam-jam Harga Pangan di 140 Pasar


2018-02-12 14:25:57


Cilegon - Memasuki pekan ketiga Ramadan, harga bahan pangan belum sepenuhnya turun. Bahkan, bahan pangan seperti gula, daging beku, beras medium, masih dijual di atas harga pemerintah.

 

Menyikapi kondisi ini, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengerahkan tim dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengawasi 140 pasar di 70 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Pria yang akrab disapa Enggar ini berjanji memantau tiap jam perkembangan harga pangan di 140 pasar itu.

 

"Kita pantau berjam-jam. Kita dari Kementerian Perdagangan turunkan tim siaga seluruhnya dari staf-staf kita, mulai hari ini berangkat ke 70 pasar di kabupaten/kota yang berpotensi fluktuatif harganya, dan mereka akan tetap berada di pasar itu sampai tanggal 23 (Juli)," ujar Enggar di sela-sela kunjungan ke Pasar Kranggot Baru, Kota Cilegon, Provinsi Banten Kamis (15/6/2017).

 

Selain itu, pengawasan stok dan harga bahan pangan juga intensif dilakukan tim Satgas Pangan Polri serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

"Ini mulai pada turun (harga). Seluruh staf Kementerian Perdagangan, Kepala Dinas, dan Satgas dari polisi didampingi tim TPID di pasar-pasar. Kalau dia melihat penjualan meningkat dan stok barang berpotensi berkurang, kita akan segera kirim. Industri dan Bulog selalu stanby, jadi aman," kata Enggar.

 

Dia menambahkan, kestabilan harga bisa dijaga tak hanya hingga Lebaran saja, melainkan sampai Idul Adha nanti.

 

"Insya Allah sampai Idul Adha nanti harganya tetap seperti ini (stabil). Kita lihat perkembangan harga sangat stabil dan cenderung turun. Ini enggak lepas dari pengamatan yang dilakukan kepala daerah juga," kata Enggar.

 

Baca juga: H-10 Lebaran, Mendag Cek Harga Pangan di Cilegon
(idr/hns)
Download aplikasi JALUR MUDIK BRI 2017. Dapatkan informasi menarik seputar mudik dan lebaran. Mainkan game seru didalamnya, tersedia beragam hadiah menarik bagi para pemenang.

 

Link Terkait : https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3531353/mendag-janji-p...
penulis : Muhammad Idris - detikFinance